Beasiswa Pascasarjana Dalam Negeri dan Luar Negeri

Informasi kali ini tentang seputar program Beasiswa Pascasarjana dalam dan luar negeri baik Beasiswa S2 dan Beasiswa S3 yang bisa anda coba. Program pacasarjana adalah program yang memberikan gelar akademik lanjutan dengan persyaratan umum bahwa siswa harus telah memperoleh gelar sarjana sebelumnya. Program pascasarjana diperuntukkann bagi mahasiswa sarjana untuk memperoleh gelar magister (S2) dan doktor (S3). Buat kamu yang ingin melanjutkan pendidikan setelah lulus sarjana, sudah tahu belum bagaimana sistem pendidikan di pascasarjana? Yuk kita bahas bersama!

Beasiswa Pascasarjana
Beasiswa Pascasarjana

Tentang Sistem Pendidikan Pascasarjana

Di jenjang pascasarjana, pastikan kamu memilih jurusan kuliah yang tepat. Sebab, program pascasarjana lebih berkonsentrasi pada jurusan yang spesifik. Berbeda dengan program sarjana yang konsentrasi mata kuliahnya berada di semester akhir, program pascasarjana menuntut kamu untuk memilih fokus jurusan sejak awal.

S2 (Magister)

Di Indonesia, setiap institusi pendidikan memiliki persyaratan tertentu untuk calon mahasiswa pascasarjana, seperti telah menyelesaikan pendidikan S1 atau sarjana, juga mengikuti tes atau seleksi yang ditetapkan. Rata-rata program pascasarjana di Indonesia ditempuh dalam waktu 1,5-2 tahun dengan 180-194 SKS (Satuan Kredit Semester). Untuk sistem pendidikan pascasarjana di luar negeri tidak berbeda dengan Indonesia, yaitu bertujuan untuk menciptakan lulusan yang bisa memberikan sumbangsih bagi dunia pendidikan dan teknologi.

S3 (Doktor)

Di jenjang S3, beban studi dan penelitian memang lebih besar, sebab kamu akan mendapatkan gelat doktor atau PhD. Untuk dapat lulus S3, syarat yang harus kamu penuhi yaitu riset akademik dan penulisan disertasi. Tentu hal tersebut tidak mudah, ya!

Baca Juga  Beasiswa Rakamin Academy untuk Pelatihan Karir

Pascasarjana adalah program pendidikan tertinggi yang akan menuntut kamu untuk bekerja lebih keras. Tidak ada proses yang instan dalam mencapai sebuah tujuan, tapi bukan berarti hal tersebut mustahil. Nah, setelah mengetahui bagaimana sistem pendidikan di jenjang pascasarjana, selanjutnya kita akan membahas mengenai beasiswa yang ada di jenjang pascasarjana. Check it out!

Daftar Beasiswa Pascasarjana

Berikut ini adalah daftar beasiswa yang tersedia di jenjang pascasarjana.

Beasiswa AAUW (American Association of University Women)

Beasiswa ini ditawarkan oleh organisasi non profit AAUW (American Association of University Women) yang aktif bergerak menyuarakan kesetaraan pendidikan bagi kaum wanita. AAUW memberikan kesempatan bagi wanita untuk melanjutkan pendidikan jenjang master, doktor, maupun postdoctoral di universitas-universitas Amerika Serikat. Beasiswa  AAUW disediakan melalui skema AAUW’s International Fellowships yang terbuka bagi wanita internasional  dan belum pernah menerima fellowship dari AAUW. Bagi pelamar yang menjadi anggota Graduate Women International (GWI), mereka bisa mengajukan studi di luar AS, namun kuota yang tersedia terbatas.

Peraih beasiswa untuk jenjang master yaitu sebesar USD 20.000, USD 25.000 untuk jenjang doktoral, dan USD 50.000 bagi jenjang postdoctoral. Beasiswa tersebut dapat dipergunakan untuk biaya kuliah, biaya hidup, konferensi, biaya meeting profesional, hingga biaya perawatan anak.

Beasiswa Tesis S2 BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional)

Program beasiswa ini ditawarkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) yang diperuntukkan bagi mahasiswa tanah air yang tengah melakukan tugas akhir. Beasiswa ini dibagi menjadi dua kategori, yaitu kategori riset umum dan kategori riset prodi MAZAWA (Manajemen Zakat dan Wakaf). Kategori riset umum diberikan kepada mahasiswa perguruan tinggi umum dengan akreditasi minimal B dari BANPT yang sedang menyusun tugas akhir. Besaran beasiswa yang diberikan yaitu Rp4.000.000 untuk jenjang S1, Rp7.000.000 untuk mahasiswa S2, dan Rp10.000.000 untuk jenjang S3. Untuk kategori riset prodi MAZAWA, diberikan untuk mahasiswa aktif jenjang S1 dengan program studi MAZAWA (Manajemen Zakat dan Wakaf) yang sedang menyusun tugas akhir dan memperoleh gelar S1. Beasiswa kategori ini yaitu sebesar RP4.000.000.

Fasilitas tambahan yang akan kamu dapatkan pada program beasiswa ini yaitu berupa pengembangan diri, seperti pelatihan kepenulisan jurnal dan media massa, pemaparan riset penelitian,  serta tergabung menjadi bagian dari ikatan alumni beasiswa BAZNAS (bagi mahasiswa yang telah lulus).

Baca Juga  Beasiswa Global Minds : Beasiswa S3 di KU Leuven

Chulabhorn Graduate Institute Post-graduate Scholarship Program

Chulabhorn Graduate Institute (CGI) kembali membuka beasiswa full untuk jenjang S2 bagi pelajar internasional yang ingin melanjutkan studi master di bidang kesehatan dan sains di tahun 2023. Beasiswa ini mencakup biaya kuliah penuh di CGI, seperti biaya kredit kuliah, biaya laboratorium, biaya masuk, serta biaya tesis. Selain itu, beasiswa ini juga menyediakan tiket perjalanan PP, tunjangan relokasi, akomodasi, biaya visa, uang saku bulanan, biaya tunjangan buku, hingga asuransi kesehatan.

Vice-Chancellor’s Social Champion Scholarship

Beasiswa ini ditawarkan oleh University of Canberra (UC), Australia, yang diperuntukkan bagi mahasiswa internasional yang ingin melanjutkan pendidikan di jenjang S1 dan S2 di UC. Program beasisiwa ini mengutamakan pelajar yang memiliki keterbatasan dalam biaya pendidikan. Beasiswa yang diberikan mencapai $50.000 per tahun, dengan cakupan biaya kuliah penuh, biaya akomodasi kampus, biaya tunjangan keuangan tahunan sebesar $10.000, serta biaya kebutuhan lain di tahun pertama studi.

Baca Juga  Beasiswa S3 S2 Kanada: Simon Fraser University

INPEX Scholaship Foundation

INPEX Scholarship Foundation menyediakan beasiswa yang meliputi biaya kuliah full studi, biaya bulanan sebesar 160.000 Yen yang mencakup biaya penginapan, kesehatan, transportasi, akses internet, juga buku. Selain itu, beasiswa ini juga menyediakan tiket pesawa kelas ekonomi dan tunjangan kedatangan sebesar 60.000 yen. Beasiswa ini diberikan dengan durasi waktu maksimum 2 tahun 8 bulan.

Beasiswa S2 di University of Groningen, Belanda

Bagi kamu yang ingin melanjutkan studi pascasarjana di Negeri Kincir Angin Belanda, kamu bisa mendaftar program beasiswa yang diberikan oleh Eric Bleumink Fund. Pendaftar yang berasal dari negara berkembang diberi kesempatan untuk mendaftar program ini melalui skema University of Gronongen Talent Grant: Eric Bleumink Fund. Beasiswa ini terbuka untuk semua program master (MSC/MA/LLM) di University of Groningen. Beasiswa yang diberikan berupa hibah, meliputi biaya kuliah, biaya perjalanan internasional, biaya hidup, biaya tunjangan buku, hingga asuransi kesehatan.

Itulah beberapa program beasiswa yang tersedia bagi pelajar di jenjang pascasarjana. Beasiswa-beasiswa tersebut bisa kamu dapatkan dengan beberapa persyaratan dan dokumen yang harus kamu penuhi. Masih banyak jenis beasiswa lain yang bisa kamu dapatkan untuk melanjutkan studimu di jenjang S2 atau S3.

Untuk mengetahui informasi penting mengenai persyaratan maupun program beasiswa lain, kamu bisa langsung join di goup whatsapp supaya mendapatkan informasi terbaru terkait program beasiswa

5/5 - (20 votes)

Tinggalkan komentar

error: Content is protected !!